Langsung ke isi
IDS Rumah Pendidikan IndonesiaGlobal TalentJadi GTalent

Tentang Program

Apa itu Global Talent?

Program IDS Rumah Pendidikan Indonesia yang menyiapkan lulusan SMA/SMK sekolah mitra untuk bekerja, atau kuliah sambil magang, di luar negeri — mulai dari pelatihan bahasa dan kompetensi sampai pengurusan administrasi penempatan.

Latar belakang

Lulusan SMA dan SMK menyumbang porsi terbesar angka pengangguran di Indonesia, sementara banyak perusahaan dalam negeri menahan rekrutmen.

Di sisi lain, banyak negara kekurangan pekerja, termasuk di industri perhotelan dan pariwisata. Global Talent menjembatani keduanya lewat jalur yang prosedural dan legal.

Dukungan Pemerintah

Sejalan dengan program pemerintah

Kelas Kebekerjaan Luar Negeri (3+1) SMKDicanangkan Kemendikdasmen pada 26 Maret 2026 dan disahkan dalam Keputusan Menteri Nomor 64 Tahun 2026.
Target 500 ribu penempatanKP2MI menargetkan 500 ribu tenaga kerja ditempatkan di luar negeri pada 2026: 300.000 lulusan SMK dan 200.000 masyarakat umum.
Audiensi Kemenko PMK10 Maret 2026: Yayasan Prawitama dan SMK Wikrama memenuhi undangan audiensi Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Perlindungan Pekerja Migran.

Legalitas

Resmi, legal, dan didampingi

Pemberangkatan peserta Program Vokasi Kerja di Luar Negeri bersama YBM BRILiaN
Pemberangkatan peserta Program Vokasi Kerja di Luar Negeri bersama YBM BRILiaN.
Penandatanganan kerja sama IDS dan Universitas Kepanjen
Penandatanganan kerja sama IDS – Universitas Kepanjen, 1 Juli 2026.
PT Dwi Tunggal Jaya AbadiPerusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) yang resmi terdaftar di KP2MI dan berpengalaman 40 tahun. Memegang surat izin perekrutan untuk penempatan di hotel Turki.
Universitas Kepanjen MalangMitra program Kuliah S1 Pariwisata sambil magang (KSM). Naskah kerja sama dengan IDS ditandatangani 1 Juli 2026.
Yayasan Baitul Maal BRILiaNLembaga pengelola zakat Bank BRI. Bersama SMK Wikrama dan Yayasan Prawitama telah memberangkatkan dua angkatan ke Turki: 9 orang (Maret–Mei 2025) dan 26 orang (Maret–Mei 2026).